ketika yang diperjuangkan pergi
Waktu yang setiap saat kita jalani, detik,
menit, hari, bulan dan tahun mungkin sudah bosan mendengar kita
bertengkar. Tawa canda, pun sudah tidak
pernah lagi terdengar seperti dulu awal kita bertemu. Kesalahan kesalahan kecil
yang selalu menjadi titik tengkar, benarkah kita egois yang tak pernah mau
mengalah demi sebuah kebenaran kecil? Dan seringkali terdengar kata mengakhiri
mengakhiri dan mengakhiri.
Ingatkah kamu kita pernah bahagia? Ingatkah
kamu kita pernah sedih? Ingatkah kamu kita pernah duduk berdua dan bercerita?
Aku merindukan itu. Kenangan kenangan kisah pertama kita tak akan pernah aku
lupa aku tak pernah sebahagia itu. Aku rindu. Seiring waktu semua berubah kau
tak lagi ingin bertahan, kita terpisah.
Aku memperjuangkan, aku tau aku masih ingin
lebih lama denganmu.
Aku bertahan, aku tau aku tak ingin
kehilangan kasih sayangmu.
Aku tak ingin pergi. Aku tak ingin. Namun
hanya siasia ketika hanya aku yang memperjuangkan bukan kita. Aku memilih
melepasmu. Aku lelah
Leave a Comment